Baru saja kita melewatkan pekan menyusui sedunia, pekan yang mana
para ibu kembali diingatkan akan pentingnya pemberian ASI bagi bayi yang
baru dilahirkan. Meskipun pekan menyusui telah berlalu bukan berarti
kampanye tentang ASI berakhir pula. Para ibu harus terus diingatkan
tentang manfaat yang didapat bayi yang mendapatkan ASI sejak dini.
Menyusui adalah proses pemberian ASI langsung dari payudara ibu. Meskipun demikian, ASI juga bisa diberikan tidak langsung melalui payudara melainkan dengan dipompa terlebih dahulu menggunakan breast pump.
ASI merupakan makanan satu satunya bayi sampai berusia 6 bulan. Bayi tidak perlu diberikan air, makanan atau jus pada masa ini. Setelah 6 bulan baru bayi secara bertahap dikenalkan dengan makanan padat. ASI masih bisa terus diberikan sampai bayi tidak menginginkan lagi. Bayi masih tetap mendapatkan manfaat ASI sampai usianya diatas 1 tahun.
Menyusui dapat menurunkan risiko bayi mengalami sindrome kemaatian mendadak atau SIDS. ASI juga menurunkan risiko bayi menderita berbagai penyakit infeksi, eksim, kegemukan, alergi, asma dan diabetes.
Agar proses menyusui berjalan dengan lancar, pemberian ASI sebaiknya sudah direncanakan sebelum memutuskan untuk hamil. Mulai dari memahami pengetahuan dasar tentang menyusui, bagaimana cara menyusui dan masalah masalah yang dapat timbul selama menyusui. Pengetahuan ini bisa didapat dengan mudah diinternet atau berkonsultasi langsung dengan dokter atau bidan.
Bagaimana dengan ibu pekerja yang ingin tetap memberikan ASI untuk bayinya? Solusinya bisa dengan menggunakan berbagai macam alat bantu menyusui yang banyak tersedia di pasaran.
Menyusui adalah proses pemberian ASI langsung dari payudara ibu. Meskipun demikian, ASI juga bisa diberikan tidak langsung melalui payudara melainkan dengan dipompa terlebih dahulu menggunakan breast pump.
ASI merupakan makanan satu satunya bayi sampai berusia 6 bulan. Bayi tidak perlu diberikan air, makanan atau jus pada masa ini. Setelah 6 bulan baru bayi secara bertahap dikenalkan dengan makanan padat. ASI masih bisa terus diberikan sampai bayi tidak menginginkan lagi. Bayi masih tetap mendapatkan manfaat ASI sampai usianya diatas 1 tahun.
Menyusui dapat menurunkan risiko bayi mengalami sindrome kemaatian mendadak atau SIDS. ASI juga menurunkan risiko bayi menderita berbagai penyakit infeksi, eksim, kegemukan, alergi, asma dan diabetes.
Agar proses menyusui berjalan dengan lancar, pemberian ASI sebaiknya sudah direncanakan sebelum memutuskan untuk hamil. Mulai dari memahami pengetahuan dasar tentang menyusui, bagaimana cara menyusui dan masalah masalah yang dapat timbul selama menyusui. Pengetahuan ini bisa didapat dengan mudah diinternet atau berkonsultasi langsung dengan dokter atau bidan.
Bagaimana dengan ibu pekerja yang ingin tetap memberikan ASI untuk bayinya? Solusinya bisa dengan menggunakan berbagai macam alat bantu menyusui yang banyak tersedia di pasaran.
0 komentar:
Posting Komentar
Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.